Kamis, 01 September 2016

CIRI KHAS KOTA PONOROGO

Hai, kalian pasti pernah dengerkan kota Ponorogo, kota kecil yang terkenal dengan reog nya itu. Walaupun kecil tapi kota ku punya banyak ciri khas yang tak bisa dilupakan gitu seperti :

1) Makanan khas ponorogo 



Tak sulit menemukan santapan sate di Ponorogo, Jawa Timur. Bahkan, sebuah jalan di sana dinamakan gang sate karena dipenuhi dengan ratusan penjual sate ayam.
      Adalah Gang Sate yang berada di Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, Jawa Timur yang sepanjang jalannya dipenuhi puluhan warung makan penjual sate ayam. Meski Lebaran usai, penggemar kuliner khas Ponorogo ini masih memadati warung.
    Salah satu warung sate ayam yang terkenal adalah warung makan Tukri sobikun. Di warung ini, pengunjung bisa menikmati sepiring sate ayam dan lontong/ dengan harga terjangkau, namun dengan rasa gurih, daging yang lembut, dan sambal tidak terlalu pedas.
Ketenaran warung sate ayam ini tidak hanya di Ponorogo. Sate ayam ini menjadi langganan dari Istana Negara sejak jaman Presiden Soekarno. Kini, foto kunjungan Presiden SBY dipampang di dinding rumah makan ini.
         Sate ayam ini berbeda dengan sate ayam pada umumnya. Bila sate ayam umumnya dipotong-potong kecil lalu ditusuk berjajar, tapi di warung makan ini, daging ayam dipotong kecil memanjang, kemudian ditusuk. Satu tusuk hanya terdiri dari satu potongan kecil memanjang.
 
2) REOG PONOROGO
 
 
 
Kalian pasti pernah mendengarkan reog merupakan ciri khas kota ponorogo, yang telah dikenal sampai di mancanegara.Ponorogo juga biasa disebut "kota sejuta budaya"
 Seni yang merupakan rangkaian tarian yang terdiri dari pembukaan dan tarian inti.
 singa barong, dimana pelaku memakai topeng berbentuk kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak. Namun adegan dalam seni reog biasanya tidak mengikuti skenario yang tersusun rapi. Disini selalu ada interaksi antara pemain dan dalang (biasanya pemimpin rombongan) dan kadang-kadang dengan penonton.
  
 3) Wisata air terjun pletuk


Air Terjun Pletuk atau juga dikenal dengan nama Coban Temu adalah air terjun yang terletak di Dusun Kranggan, Desa Jurug, Kecamatan Sooko, sebelah tenggara dari pusat kota Ponorogo atau lebih tepatnya sebelah selatan dari Kecamatan Pulung. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 m dan berada di atas ketinggian 450 meter di atas laut. Kawasan ini dikelilingi oleh perbukitan yang menjulang tinggi, dan ditumbuhi sejumlah tanaman.
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar